Membangun Jembatan Ilmu dan Kolaborasi Global: Ahmad Yusdi Gozaly Berbagi Pengalaman di Konferensi Internasional

Home

Membangun Jembatan Ilmu dan Kolaborasi Global: Ahmad Yusdi Gozaly Berbagi Pengalaman di Konferensi Internasional

Membangun Jembatan Ilmu dan Kolaborasi Global: Ahmad Yusdi Gozaly Berbagi Pengalaman di Konferensi Internasional

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Ahmad Yusdi Gozaly, Dosen Hukum Ekonomi Syariah dari Sekolah Tinggi Agama Islam Daarut Tauhiid, baru-baru ini mengikuti sebuah konferensi internasional yang diadakan di STAI Daarut Tauhiid. Konferensi ini tak hanya menjadi ajang ilmiah, tetapi juga momentum penting untuk memperluas wawasan serta membangun jejaring global lintas budaya.

 

Salah satu bagian yang paling dinanti dalam kegiatan ini adalah sesi paralel, di mana para akademisi dan peneliti mempresentasikan hasil riset mereka. Tema-tema yang diangkat mencerminkan kompleksitas dan tantangan zaman dari integrasi teknologi dalam sistem pendidikan Islam hingga peran nilai-nilai spiritual dalam menghadapi perubahan sosial dan globalisasi.

 

Ahmad Yusdi mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti konferensi ini sangat berharga. “Saya merasa mendapat banyak wawasan baru, terutama tentang bagaimana pendidikan Islam harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan isu-isu global seperti penggunaan AI (Artificial Intelligence) dan kemanusiaan,” ujarnya.

 

Lebih dari sekadar forum akademik, konferensi ini juga menjadi ruang penting untuk membangun jejaring internasional. Interaksi antar peserta dari berbagai negara membuka cakrawala baru tentang bagaimana Islam hadir sebagai solusi atas tantangan zaman, melalui pendekatan yang inklusif dan adaptif.

 

“Konferensi ini menjadi wadah yang sangat kolaboratif dan sarat nilai akademik. Harapan saya, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat lebih luas, baik bagi dunia akademik maupun masyarakat secara umum,” tambah Ahmad Yusdi.

 

Keterlibatan Ahmad Yusdi Gozaly dalam konferensi ini menunjukkan komitmen STAI DT dalam terus mendorong dosen dan akademisinya untuk aktif dalam forum-forum ilmiah internasional. Melalui partisipasi semacam ini, institusi pendidikan Islam tidak hanya berperan dalam mencetak generasi unggul, tetapi juga menjadi bagian dari solusi global yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. (Dian Safitri)