Untaian Pesan Aa Gym, Jadi Penyejuk Penutupan Mataba 2025

Home

Untaian Pesan Aa Gym, Jadi Penyejuk Penutupan Mataba 2025

Untaian Pesan Aa Gym, Jadi Penyejuk Penutupan Mataba 2025

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

BANDUNG – Sabtu pagi itu, Sport Center sekolah Daarut Tauhiid dipenuhi wajah-wajah muda penuh harap. Mereka adalah para santri baru, yang baru saja menyelesaikan rangkaian Masa Taaruf Santri Baru (Mataba) 2025. 



Dalam suasana haru, acara penutupan dibuka dengan refleksi bersama. Mengenang masa-masa ta’aruf satu minggu yang telah berlalu. Tawa, air mata, semangat ber-gotong royong hingga impian tentang masa depan dirajut bersama dalam momentum Mataba.



Satu minggu, menjadi waktu singkat yang begitu berkesan bagi para santri baru. Momen dimana mata saling menatap, tangan saling menggenggam, dan kaki berjalan beriringan untuk memulai sebuah perjuangan. Kesempatan berkenalan yang tak hanya sekedar formalitas, tetapi menjadi sejarah awal dalam perjalanan pendidikan mereka.



Di puncak acara, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menyampaikan tausiyah penuh makna melalui sebuah rekaman.



“Selamat datang anak-anakku sekalian, para santri baru Daarut Tauhiid. Ini adalah takdir Allah insyaa Allah, Allah melihat semuanya. Dan Allah lah yang menyukseskan adik-adik sekalian,” tutur Aa Gym dengan penuh kelembutan.



“Sukses itu masuk Surga, dan kita sekarang belajar berlatih di Daarut Tauhiid  ini untuk mencapai kesuksesan dunia akhirat. Siapapun yang ingin sukses di akhirat, maka di dunia akan disukseskan oleh Allah SWT,” imbuhnya.



Untaian pesan itu seolah embun pagi yang menyejukkan. Di tengah terik matahari, kata-kata itu seolah menyirami setiap hati yang hadir. Pesan mutiara, terucap dari lisan seorang guru kepada murid-muridnya. Menjadi tonggak perjuangan untuk senantiasa mengingat Allah dalam setiap hela nafas mereka.



Mataba adalah titik awal. Di sinilah santri belajar bahwa hidup bukan sekadar mencari ilmu, tapi juga membentuk karakter, menanamkan tauhiid, dan menyiapkan diri untuk menjadi insan yang memberi manfaat bagi sesama.



Kini, perjalanan itu baru dimulai. Dengan semangat yang tumbuh dari hari ke hari, para santri Daarut Tauhiid siap menapaki fase kehidupan yang lebih bermakna. Mereka adalah calon generasi penerus umat yang bertauhiid, berkarakter tangguh, dan insyaa Allah akan membawa cahaya kebaikan dimana pun mereka berada. (Noviana)