
BANDUNG – Udara pagi di Sport Center Eco Pesantren 1 Daarut Tauhiid terasa berbeda. Di sana, semangat ratusan santri baru berpadu dengan suara lantang para pembina yang terus memompa motivasi. Bagi Afghan Azami, santri kelas 7 SMP DTBS Putra, Mataba adalah perjalanan singkat yang penuh makna.
“Selama Mataba, kita mendapat ilmu yang bermanfaat banget. Saya belajar mandiri, kita harus tepat waktu, disiplin, dan saling membantu untuk menjalankan latihan di sana,” ungkap Afghan dengan nada penuh rasa syukur.
Ia mengaku, setiap detik di Mataba mengajarkannya arti kerja sama dan tanggung jawab yang tak bisa dilupakan. Hari-hari di Mataba bukan sekadar rutinitas, tetapi momen penuh tantangan yang melatih ketangguhan jiwa dan raga. “Kerja sama diperlukan terus. Kita di sana mendapatkan ilmu yang bagus banget. Alhamdulillah,” lanjutnya dengan mata berbinar.
Bagi Afghan, Mataba adalah arena pembentukan karakter. Bangun pagi, mengikuti latihan fisik, dan mendengarkan materi pembinaan, semuanya mengajarkannya arti kedisiplinan.
Namun, yang paling berkesan adalah rasa persaudaraan yang tumbuh di antara para santri. Selama Mataba, santri diajarkan untuk terus bersama. Menerima suka dan duka bersama-sama. Tiada lagi ego yang menjadi tembok pemisah di antara para santri baru itu.
“Selama Mataba ini, menurut saya seru banget. Kita jadi banyak teman, lalu kita saling dekat,” ucapnya saat momentum penutupan Mataba Sekolah DT 2025.
Mataba merupakan pengalaman berharga bagi Afghan. Di momen itulah, ia belajar mengenai makna kehidupan. Belajar untuk ikhlas dalam melakukan segala amal dan hanya memohon pertolongan kepada Allah dalam setiap hal.
Bersama teman-temannya, Afghan kini siap melangkah sebagai santri SMP DTBS Putra, dengan tekad kuat untuk menerapkan kedisiplinan, menjalin persaudaraan, dan semangat belajar yang telah tertanam selama Mataba. (Noviana)
Mari bergabung bersama kami di SMP Daarut Tauhiid Boarding School kampus Putra PPDB 2026 – 2027
Pendaftaran : ppdb.daaruttauhiid.sch.id
Informasi : 085722000364





