Dari Kelas ke Museum, Santri Hidupkan Sejarah KAA

Home

Dari Kelas ke Museum, Santri Hidupkan Sejarah KAA

Dari Kelas ke Museum, Santri Hidupkan Sejarah KAA

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Berseragam batik, para santri kelas VIII SMP DTBS Putra berjalan beriringan menuju Museum Konferensi Asia-Afrika (KAA), Rabu (4/9/2025). Gedung bersejarah ini menjadi saksi lahirnya semangat persatuan bangsa-bangsa dunia ketiga pada Konferensi Asia-Afrika tahun 1955.



Dalam kunjungan tersebut, para santri diajak menelusuri jejak sejarah KAA. Mereka mendengarkan penjelasan pemandu mengenai latar belakang, tokoh-tokoh penting, serta nilai demokrasi dan solidaritas yang terkandung dalam peristiwa bersejarah itu. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis projek dengan topik demokrasi.



Dipandu guru pendamping, para santri menyusuri setiap sudut pameran. Catatan di tangan mereka terisi dengan poin-poin penting yang ditemui. Belajar sejarah pun menjadi lebih menyenangkan—tak hanya melalui teori di kelas, tetapi juga dengan pengalaman langsung menelusuri rekam jejak bangsa.



Antusiasme semakin terlihat ketika sesi tanya jawab berlangsung. Banyak santri melontarkan pertanyaan, dan setiap jawaban yang diterima tak luput mereka abadikan lewat tulisan.



Hari Nugraha, salah satu guru pendamping, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah mengajak santri belajar langsung dari sumber sejarah.



“Kami ingin siswa belajar langsung dari sumber sejarah, sehingga nilai demokrasi tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi juga dijalankan sebagai sikap,” ujarnya.



Kunjungan ke Museum KAA menjadi pengalaman berharga yang membuka wawasan santri SMP DTBS Putra untuk semakin mencintai bangsanya. (Noviana)



Mari bergabung bersama kami di SMP Daarut Tauhiid Boarding School kampus Putra


🌾 PPDB 2026 – 2027
📩 Pendaftaran : ppdb.daaruttauhiid.sch.id
📞 Informasi : 085722000364