
Pagi itu, Rabu (9/10/2025), suasana lapangan sekolah terasa berbeda dari biasanya. Udara sejuk Eco Pesantren 1 berpadu dengan semangat dan keceriaan para santri yang telah berkumpul rapi, menanti sosok yang mereka rindukan—KH. Abdullah Gymnastiar, atau yang akrab disapa Aa Gym.
Dengan senyum khasnya, Aa Gym menyapa para santri dan civitas akademika. Namun, ada yang istimewa dalam kunjungan kali ini: beliau datang menunggang seekor kuda gagah yang melangkah anggun di tengah lapangan pesantren. Sorak kagum dan tatapan penuh takzim mengiringi kehadiran sang guru yang tampil berwibawa namun tetap bersahaja.
Dalam tausiyah singkatnya, Aa Gym mengajak para santri memetik hikmah dari kegiatan berkuda, salah satu sunnah Rasulullah saw yang sarat makna.
“Leadership yang utama adalah keberanian mengambil keputusan,” ujarnya tegas. “Kenapa berani itu penting? Karena hidup ini selalu menuntut kita untuk memutuskan sesuatu, dan pemberani sejati adalah yang mengambil keputusan yang Allah sukai.”
Lapangan pun hening. Para santri menyimak dengan penuh perhatian setiap kata yang disampaikan. Aa Gym melanjutkan bahwa berkuda bukan sebatas olahraga, tetapi sarana melatih hati, mental, dan kedisiplinan diri.
“Syarat berkuda itu berani, tidak ragu, waspada, tidak panikan, tenang, dan penuh kasih sayang,” tuturnya.
“Berkuda bukan semata menjadi ahli menunggang, tetapi sebagai bentuk ibadah: mengamalkan sunnah, berdakwah, menempa mental, mencari pahala, serta menguatkan akal dan fisik, insyaa Allah,” lanjut Aa Gym.
Momen itu menjadi pengalaman berharga bagi seluruh keluarga besar SMA DTBS Putra dan SMK DT. Tak hanya ilmu dan hikmah yang mereka dapatkan, tetapi juga doa dan keteladanan dari sang guru. Di bawah langit pagi yang cerah, semangat para santri kian menyala karena terinspirasi untuk menjadi pemimpin pemberani yang selalu mengambil keputusan sesuai dengan kehendak Allah. (Noviana)





