
Idulfitri menjadi momen bagi Martanto Dwi Nugroho untuk mengenalkan makna kembali ke nol kepada kedua anaknya, Abida Nasha Khadijah dan Muhammad Fahim Abdillah. Setelah sebulan berpuasa, Martanto mengajarkan bahwa manusia kembali fitri seperti bayi yang baru lahir. Siap memulai kehidupan dengan hati yang lebih bersih.
Di sekolah, anak-anak mungkin mengenal lebaran sebagai hari kemenangan. Namun di rumah, Martanto menekankan bahwa kemenangan itu berarti memperbaiki diri dan hubungan dengan sesama.
Tradisi keluarga mereka berpuncak pada pertemuan keluarga besar lintas generasi yang disebut “Trah”. Dalam momen ini, Abida dan Fahim belajar mengenal saudara yang tinggal berjauhan, mempererat silaturahmi, serta meminta maaf kepada kakek, nenek, dan orang tua.
Ramadan tahun ini juga menjadi pengalaman baru bagi Abida yang mulai belajar berpuasa. Martanto mengaku harus sabar membangunkan sahur dan mengajak anak-anak salat tarawih. Bahkan, mereka sudah diperkenalkan dengan suasana i’tikaf pada sepuluh malam terakhir.
Selain ibadah, anak-anak juga diajak belajar empati. Saat menunaikan zakat atau sedekah, Abida dan Fahim turut menyiapkan dan mengantarkan paket bantuan. Mereka juga dilatih mandiri, mulai dari membereskan mainan hingga mencuci piring.
Bagi Martanto, kebiasaan kecil yang tumbuh selama Ramadan itu adalah bekal. Tujuannya agar semangat kembali ke nol benar-benar menjadi awal bagi pribadi anak-anak yang lebih baik. (Dian Safitri)
🎉 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
📚TK-SD Daarut Tauhiid Cianjur
🌐 Link pendaftaran:
👉 https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id
📞 Informasi lebih lengkap hubungi:
💬 Humas TK-SD Daarut Tauhiid Cianjur
📱 082249612266
🏫 TK-SD Daarut Tauhiid Cianjur
📍 Alamat: Jl. Arif Rahman Hakim No.8, Muka, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43215
✨ Ayo daftarkan putra-putri terbaik Ayah Bunda, jadikan mereka generasi cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami! 🌟





