Benarkah Kemampuan Harus Dilatih, Jika Tidak Akan Hilang?

Home

Benarkah Kemampuan Harus Dilatih, Jika Tidak Akan Hilang?

Benarkah Kemampuan Harus Dilatih, Jika Tidak Akan Hilang?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Sering kali kita mendengar ungkapan bahwa kemampuan yang tidak digunakan akan perlahan menghilang. Pernyataan ini bukan sekadar mitos, melainkan memiliki dasar yang kuat baik dari pengalaman sehari-hari maupun penjelasan ilmiah. Lalu, benarkah kemampuan harus terus dilatih agar tetap terjaga?

 

  1. 1. Kemampuan Itu Seperti Otot

Kemampuan, baik itu keterampilan fisik maupun kognitif, memiliki sifat yang mirip dengan otot. Jika sering digunakan, ia akan semakin kuat. Sebaliknya, jika jarang atau bahkan tidak pernah digunakan, kemampuan tersebut akan melemah.

 

Misalnya, seseorang yang mahir berbahasa asing tetapi tidak pernah lagi mempraktikkannya dalam waktu lama akan mulai lupa kosakata, struktur kalimat, bahkan pelafalannya. Hal yang sama juga berlaku pada kemampuan menulis, berhitung, atau bahkan keterampilan sosial.

 

  1. 2. Penjelasan Ilmiah: “Use It or Lose It”

Dalam dunia ilmu saraf, dikenal prinsip “use it or lose it”. Otak manusia membentuk koneksi saraf berdasarkan aktivitas yang sering dilakukan. Semakin sering suatu kemampuan digunakan, semakin kuat pula jalur saraf tersebut.

 

Sebaliknya, jika jarang digunakan, koneksi tersebut akan melemah atau bahkan terhapus secara bertahap. Inilah sebabnya mengapa latihan dan pengulangan menjadi kunci dalam mempertahankan kemampuan.

 

  1. 3. Latihan Menjaga dan Mengembangkan

Latihan bukan hanya mempertahankan kemampuan, tetapi juga mengembangkannya. Ketika seseorang terus melatih diri, ia tidak hanya mengingat, tetapi juga memperdalam pemahaman dan meningkatkan kualitas keterampilannya.

 

Contohnya: seorang penulis yang rutin menulis akan semakin tajam dalam merangkai kata, seorang atlet yang konsisten berlatih akan semakin terampil dan kuat, dan seorang pelajar yang rajin mengulang pelajaran akan lebih mudah memahami materi.

 

  1. 4. Dampak Jika Tidak Dilatih

Jika kemampuan tidak dilatih, beberapa hal yang mungkin terjadi antara lain: menurunnya kepercayaan diri karena merasa tidak lagi mampu, lambat dalam berpikir atau merespons, mudah lupa terhadap hal-hal yang sebelumnya dikuasai, serta kesulitan untuk kembali ke performa semula.

 

Namun, kabar baiknya adalah kemampuan yang “menurun” bukan berarti hilang sepenuhnya. Dengan latihan kembali, kemampuan tersebut bisa diasah lagi, meskipun mungkin membutuhkan waktu dan usaha lebih.

 

  1. 5. Kunci: Konsistensi

Yang terpenting bukanlah seberapa berat latihan yang dilakukan, tetapi seberapa konsisten kita melakukannya. Latihan kecil namun rutin jauh lebih efektif dibanding latihan besar tetapi jarang.

 

Jadi, benar bahwa kemampuan perlu dilatih agar tetap terjaga. Tanpa latihan, kemampuan bisa melemah dan perlahan memudar. Namun, dengan konsistensi dan kemauan untuk terus belajar, kemampuan tersebut tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan.

 

Karena pada akhirnya, kemampuan bukan hanya tentang bakat, tetapi tentang seberapa serius kita merawat dan mengasahnya setiap hari. (Dian Safitri)