
Kebiasaan baik tidak hanya dibentuk oleh aturan, tetapi juga dijaga dengan kesadaran. Itulah yang dirasakan Adinda Maulida, siswi kelas X-2 SMA Daarut Tauhiid Boarding School, saat kembali ke rumah setelah menjalani pendidikan di pesantren.
Menurut Adinda, tantangan terbesar saat berada di rumah adalah menjaga salat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, dan mempertahankan rutinitas ibadah yang selama ini terbentuk di pesantren.
“Yang paling sulit bagi saya adalah menjaga konsistensi salat tepat waktu dan membaca Al-Qur’an. Di rumah, semuanya bergantung pada kesadaran diri sendiri,” tuturnya.
Di tengah derasnya arus media digital, Adinda berusaha menggunakan gawai secara bijak. Saat menemukan tontonan yang kurang baik, ia memilih berdiskusi dengan orang tuanya. Ia juga rutin menyimak kajian tentang akidah, fikih, dan tauhid agar hati tetap terhubung dengan ilmu.
Dalam pergaulan, Adinda lebih memilih mengajak teman berdialog daripada menghakimi. Menurutnya, menyampaikan kebaikan akan lebih mudah diterima jika dilakukan dengan sikap yang santun dan saling menghargai.
Kebiasaan baik yang dibangun di pesantren pun terus ia jaga di rumah. Salat sunnah rawatib dan amalan harian tetap diusahakan menjadi bagian dari rutinitas sebagai ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Santri sejati adalah orang yang terus mengamalkan ilmu dan merasa selalu diawasi oleh Allah. Bukan karena aturan atau pengawasan manusia, tetapi karena ingin meraih rida-Nya,” pungkasnya. (Dian Safitri)
🎉 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
📚SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putri
🌐 Link pendaftaran:
👉 https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id
📞 Informasi lebih lengkap hubungi:
💬 Humas SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putri
📱 081299312010 / 082124241196
🏫 SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putri
📍 Alamat: Jl. Gegerkalong Girang Isola, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154
✨ Ayo daftarkan putri terbaik Ayah Bunda, jadikan mereka generasi cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami! 🌟





