
Pembelajaran Al-Qur’an yang menyenangkan berawal dari guru dan musyrif yang memiliki metode mengajar yang tepat. Karena itu, para pengajar Al-Qur’an dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan Eco Pesantren mengikuti Training of Trainer (ToT) Qur’an untuk memperkuat kompetensi dalam mengajarkan Tahsin dan Maqomat Al-Qur’an.
Pelatihan tersebut digelar pada Rabu (29/7/2026) dan diikuti guru serta musyrif pengajar Al-Qur’an jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK. Kegiatan menghadirkan Trainer LPK MAQDIS yang memberikan pembekalan mengenai metode aplikatif dalam pembelajaran Tahsin dan Maqomat Al-Qur’an.
Selama pelatihan, peserta memperoleh penguatan materi sekaligus praktik pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas. Metode yang disampaikan dirancang agar proses belajar Al-Qur’an menjadi lebih interaktif, mudah dipahami, serta mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi para santri di berbagai jenjang pendidikan.
Perwakilan Tim Humas, Najib, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan Eco Pesantren melalui penguatan kompetensi para pengajar.
“Melalui Training of Trainer Qur’an ini, kami berharap para guru dan musyrif memiliki bekal metode pembelajaran yang lebih aplikatif sehingga proses belajar Al-Qur’an menjadi semakin disenangi dan menyenangkan bagi seluruh santri. Dengan demikian, kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat terus tumbuh di setiap jenjang pendidikan,” ujarnya.
Para guru dan musyrif diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dengan baik dan benar, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar serta kecintaan santri terhadap Al-Qur’an. Bekal tersebut diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar mencetak generasi yang bertauhid, berkarakter, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. (Dian Safitri)





