Siap-Siap, Sekolah Daarut Tauhiid Akan Gelar DT School Festival

Home

Siap-Siap, Sekolah Daarut Tauhiid Akan Gelar DT School Festival

Siap-Siap, Sekolah Daarut Tauhiid Akan Gelar DT School Festival

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

BANDUNG – Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia akan mempersembahkan sebuah pagelaran seni karya santri bernama DT School Festival. DT School Festival merupakan sebuah acara rutin yang diselenggarakan dalam kurun waktu satu tahun sekali. Hal ini disampaikan oleh Riswan Risnandar selaku ketua penyelenggara DTS Festival pada (20/1/2025) di Kampus SMP DTBS Putra, Jl. Cigugur Girang, Kab. Bandung Barat.


“Alhamdulillah, untuk tahun  ini Sekolah DT Indonesia kembali menggelar acara DTS Festival pada 15 Februari 2025 mendatang. Kegiatan ini merupakan sebuah pagelaran seni tahunan yang menampilkan karya terbaik putra-putri kami mulai dari jenjang TK hingga SMA dan SMK,” terang Riswan.


Tahun 2025, DT School Festival bertajuk “Hutan Manglid, Ilmu Mengantarkanku Cinta Alam, Cinta Ilahi” Riswan memaparkan bahwa, tema Hutan Manglid dipilih menjadi semboyan bahwa Islam merupakan agama yang Rahmatan Lil’Alamiin. Sebagai insan yang berilmu kata Riswan, sudah sepatutnya Muslimin dapat menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar.


“Untuk tahun ini tema besarnya adalah Hutan Manglid,  Ilmu mengantarkanku cinta alam, cinta Ilahi. Basicnya adalah kita sebagai insan yang berilmu, tentu ilmu ini harus mengantarkan kita kepada sikap rahmatan  lil’alamin, dari situ menghantarkan kita cinta sepenuhnya terhadap Allah,” tuturnya.


 “Kan konsep rahmatan  lil’alamin dari DT yang Aa Gym sampaikan itu ada dua, yang pertama bertauhiid ke Allahnya lurus, dan yang ke dua  ke sesama makhluk harus rahmatan lil’alamin,” imbuhnya.  


Riswan menyampaikan, tujuan utama penyelenggaraan DT School Festival ialah menjadi salah satu media dalam berdakwah. Menurutnya, dakwah dapat tersiar dari segala sisi. Salah satunya ialah melalui pertunjukan seni.


“Tujuan utamanya adalah dakwah. Nah dakwah itu bisa dilakukan dengan segala sisi.  Termasuk kreasi seni juga harus bernilai dakwah dan menjadi media dakwah,” terangnya.


Lalu tujuan kedua yakni sebagai media pengenalan kepada khalayak umum mengenai Sekolah Daarut Tauhiid dan menjadi media pembelajaran bagi para santri dalam mengimplementasikan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kurun waktu satu semester terakhir.


“Lalu yang kedua, tentu ingin mengajak khalayak ramai untuk mengetahui DT kaitannya dengan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). Terakhir tujuannya adalah pembelajaran, karena DTS Festival yang di balut dengan drama ini, kita nilai sebagai pembelajaran, namanya kokurikuler dimana anak-anak akan memperoleh nilai dari pelaksanaan DT Festival,” ujarnya.


Ia berharap, pelaksanaan DTS Festival pada Februari mendatang berlangsung dengan lancar dan dapat menjadi media dakwah untuk masyarakat luas.


“Harapan kedepannya, DTS Festival mudah-mudahan terlaksana dengan baik sesuai apa yang direncanakan mungkin lebih baik dari ekspektasinya, bisa mengedukasi  masyarakat menjadi salah satu jalan dimana kita bisa peduli terhadap lingkungan sekitar,” tutur Riswan.


Terakhir ia mengucapkan terima kasih kepada orang tua santri yang telah mendukung secara maksimal penyelenggaraan DTS Festival, sekaligus mengajak mereka untuk hadir dan meramaikan pagelaran seni tersebut.


“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada  ayah bunda, yang sudah  mendukung terselenggaranya daarut tauhiid school festival. Mudah mudahan apa yang diberikan, Allah balas dengan berlipat ganda dan juga manfaaat,”  ucapnya.


“Mari kita saksikan anak-anak ayah bunda akan menampilkan sebuah pagelaran seni yang luar biasa, yang bukan hanya menampilkan dramanya saja,  tapi disana ada nilai-nilai yang mudah-mudahan menjadi syiar dakwah,” pungkasnya. (Noviana)