Seru, 163 Siswa SMA DTBS Putri Ikuti Kegiatan City Tour 2025

Home

Seru, 163 Siswa SMA DTBS Putri Ikuti Kegiatan City Tour 2025

Seru, 163 Siswa SMA DTBS Putri Ikuti Kegiatan City Tour 2025

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

BANDUNG – SMA Daarut Tauhid Boarding School (DTBS) Putri gelar kegiatan City Tour dalam rangka pembelajaran di luar kelas. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (19/2) dan di ikuti oleh 201 peserta. Santri kelas X dan XI terdiri dari 163 orang dan civitas akademik sebanyak 38 orang.

 

City tour kali ini para santri mengunjungi beberapa destinasi edukatif di kota Bandung, antara lain Kampus ITB, Galeri IPTEK Sabuga ITB, Museum Kota Bandung, dan Wahoo Waterworld. Melalui kegiatan ini, para santri mendapatkan wawasan langsung tentang perkembangan ilmu pengetahuan, sejarah, dan edukasi lingkungan.

 

Salah satu destinasi utama adalah Galeri IPTEK Sabuga ITB, di mana para santri bisa melihat berbagai inovasi sains dan teknologi yang dikembangkan oleh para ilmuwan Indonesia. Mereka juga mengunjungi Museum Kota Bandung, tempat yang menyimpan berbagai koleksi bersejarah tentang perjalanan kota Bandung dari masa ke masa.

 

“Di Museum ITB dan Museum Kota Bandung, ada berbagai macam penemuan dari berbagai ilmuwan serta sejarah Kota Bandung dari awal berdiri sampai sekarang,” ungkap Azizi dan Sophia, santri kelas X SMA DTBS Putri, saat berbagi pengalaman mereka selama kunjungan.

 

Tak hanya diajak mengunjungi tempat-tempat edukatif yang bersifat akademik saja, para santri juga diberikan kesempatan untuk menikmati wisata edukasi berbasis air di Wahoo Waterworld. Kegiatan ini dirancang agar mereka dapat merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperoleh wawasan baru tentang konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari, seperti prinsip tekanan air, gaya apung, hingga dinamika fluida.

 

Selain itu, kunjungan edukasi ini juga menjadi sarana bagi santri untuk lebih memahami ekosistem perairan serta pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan air. Dan dapat memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan sosial, kerja sama, dan keberanian dalam menghadapi tantangan di lingkungan yang baru.

 

Melalui kegiatan ini, semoga para santri dapat belajar dengan cara yang lebih interaktif dan aplikatif, tidak hanya melalui teori di dalam kelas tetapi juga dengan mengamati langsung bagaimana ilmu yang dipelajari dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. (Nenden/Dian)