
BANDUNG – “Dari dulu, Khotmul Quran ini menjadi momen bagi santri dituntut untuk meningkatkan kecintaannnya kepada Al-Quranul karim” begitu pengantar ustadz Lutpi Mubarok saat tausiyah pada momentum Khotmul Quran SMP DTBS Putra (24/2/2025) di Aula Masjid Rahmatan Lil’alamiin, Eco Pesantren 1 Daarut Tauhiid.
Dalam ceramahnya, Lutpi Mubarok menjelaskan tentang pentingnya iman terhadap Al-Qur’an dan implementasinya. “Sebelum mengajarkan, mengamalkan, membaca, menghafal ataupun mentadaburi ternyata ada satu hal yang wajib dilakukan dan menjadi dasar kita sebagai umat muslim yaitu mengimani Al-Qur’an” jelas Lutpi.
Kegiatan Khotmul Qur’an tersebut dimulai dengan sambutan hangat dari pihak sekolah. Kehadiran Lutpi Mubarok menjadi penguat bagi para santri SMP DTBS Putra untuk lebih gat berinteraksi dan mengamalkan nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“Salah satu hal yang wajib kita yakini dalam Al-Qur’an adalah percaya bahwa semua isi yang ada di al-Qur’an adalah sebuah kebenaran,” imbuhnya.
Tak kalah menarik, seluruh santri tampak interaktif dalam menyimak materi yang disampaikan. Pada saat pemateri melontarkan pertanyaan, santri antusias mengangkat tangan dan menjawab pertanyaan tersebut.
Selain itu, Lutpi juga menyampaikan bahwa orang-orang yang sering berinteraksi dengan Al-Qur’an maka akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT.
“Orang yang mulia di sisi Allah buka hanya orang yang mengamalkan saja, tetapi semua umat Islam yang senang berinteraksi dengan Al-Qur’an juga dinilai sebagai orang yang mulia” jelas Lutpi.
Di akhir pembahasan, Lutpi menyampaikan tentang siapa saja orang-orang yang termasuk dalam kategori Ahlul Qur’an. Lutpi mengatakan bahwa Ahlul Quran ialah mereka yang mampu mengamalkan isi Al-Quran.
“Semua orang bisa menjadi Ahlul Qur’an, bukan hanya orang yang menghafal satu hari kemudian mengklaim dirinya ahlul Qur’an, tetapi semua orang yang mencerminkan akhlak Qur’an maka orang tersebut masuk dalam kategori Alhul Qur’an,” tuturnya.
Acara Khotmul Qur’an diakhiri dengan doa bersama. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan buka puasa sunnah bersama. Para santri nampak terkesan dengan acara yang telah diselenggarakan. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan serta rasa cinta santri terhadap Al-Qur’an. (Chusnul/Noviana)





