
Tiga hari berlalu dalam riuh lomba dan kreativitas, akhirnya Genpres (Generasi Prestasi) 2025 menutup tirainya pada 14 November 2025 di Kawasan Eco Pesantren 1 Daarut Tauhiid. Penutupan ini menyatukan hampir seluruh civitas sekolah DT, panitia Genpres, dan para peserta yang berhasil menembus babak final, dalam suasana yang meriah dan penuh antusiasme.
Para panitia, kompak dengan kemeja putih khas Genpres 2025, terlihat bangga mengawal jalannya acara dari persiapan hingga penutupan. Sementara pengunjung dimanjakan oleh beragam bazar makanan, termasuk stan yang menampilkan produk kreatif buatan para santri, yang memperlihatkan bahwa bakat bisa bersinar di luar kelas.
Momen khidmat hadir ketika Mulyadi Al-Fadhil, Sekretaris Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil’alamin (YDTR), menyampaikan sambutannya. “Semoga apa yang dilakukan ini bisa memacu dan memicu semua kita menjadi orang-orang yang berprestasi,” ujarnya, menekankan harapan besar agar Genpres mampu menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya.
Ketegangan mencapai puncaknya saat pengumuman pemenang lomba tiba. Namun, suasana hangat dan komunikatif dari MC berhasil mencairkan ketegangan itu, membuat senyum dan tepuk tangan mewarnai setiap pengumuman.
Penutupan Genpres 2025 menegaskan satu hal: potensi muda akan bersinar saat diberi ruang untuk tumbuh, dan semangat kreativitas serta sportivitas mereka adalah cahaya yang layak disaksikan semua orang. (Noviana)





