Ingin Harta yang Berkah? Ini Dia Konsep dan Jalan Pembuka Rezeki dalam Islam

Home

Ingin Harta yang Berkah? Ini Dia Konsep dan Jalan Pembuka Rezeki dalam Islam

Ingin Harta yang Berkah? Ini Dia Konsep dan Jalan Pembuka Rezeki dalam Islam

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Sahabat, sejatinya rezeki ialah milik Allah. Ia telah menetapkan rezeki bagi setiap ciptaanNya, 50.000 tahun sebelum penciptaan alam semesta. Maka, sebagai hambaNya, tak perlu risau akan rezeki, karena Allah telah menjamin hal ini.

 

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah, bagaimana rezeki yang ada di tangan merupakan rezeki halal dan berkah.  Melansir Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan,  rezeki dalam Islam terbagi menjadi dua macam, yaitu:

 

1. Rezeki bersifat umum, yaitu segala sesuatu yang bermanfaat untuk manusia. Rezeki ini bisa berupa rumah, harta, kesehatan, kendaraan, dan lain sebagainya yang didapat secara halal maupun haram.

  1.  
  2. 2. Rezeki khusus, yaitu semua hal yang bermanfaat dalam menegakkan iman dan taqwa seseorang. Rezeki yang bersifat khusus ini seperti ilmu, amal shalih, rezeki yang kita dapatkan secara halal dan membuat bertambahnya ketaatan kepada Allah SWT. Serta menambah kekuatan untuk menjauhi larangan-Nya. Rezeki ini akan menghantarkan seorang mukmin untuk meraih kebahagiaan sejati dunia maupun akhirat.
  3.  

Rezeki yang berkah dapat membawa kebaikan terhadap penerimanya. Bila diperoleh dengan cara yang baik dan dipergunakan untuk jalan kebaikan, maka janji Allah akan menambah rezeki tersebut. Itulah keberkahan.

 

Allah telah berjanji untuk menjamin semua rezeki seluruh makhluk hidup di bumi ini. Allah menjamin tidak akan ada makhluk yang kekurangan rezeki bahkan dalam keadaan sulit sekalipun. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam QS. Hud ayat 6:

 

Artinya : “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).” (QS. Hud: 6)

 

Dalam islam, Allah bisa memberikan rezeki lewat jalan mana saja, antara lain:

  1.  
  2. 1. Pintu rezeki terbuka karena usaha

 

“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).” (QS. An-Najm: 39-40)

 

Meskipun seperti terlihat mustahil, tetapi InsyaAllah selama kita terus bergerak dan berusaha, Allah akan membukakan pintu rezeki.

  1.  
  2. 2. Pintu rezeki terbuka karena beristighfar

 

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu (istighfar), sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

 

Tentunya sebagai hamba ciptaan Allah kita seringkali melakukan kesalahan. Dosa-dosa lah yang menjadi penghambat rezeki.  Oleh sebab itu, perbanyaklah istighfar dan memohon ampun kepada Allah.

 

  1. 3. Rezeki bertambah karena bersyukur
  2.  

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

 

Dalam ayat tersebut nampak jelas bahwa Allah sudah berjanji akan menambah rezeki seseorang yang bersyukur. Maka, bersyukurlah atas segala nikmat yang telah Allah beri hingga detik ini.

 

Demikianlah konsep dan jalan pembuka rezeki dalam Islam. Semoga artikel ini bermanfaat. Wallahu’alam.  (Chusnul)