Kisah Dosen STAI DT Khidmat di Tanah Sumatra

Home

Kisah Dosen STAI DT Khidmat di Tanah Sumatra

Kisah Dosen STAI DT Khidmat di Tanah Sumatra

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Jarak yang membentang jauh tak menyurutkan empati para relawan untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatra. Salah satunya Jefry Aditya, M.Pd, dosen aktif di STAI Daarut Tauhiid (DT). Ia terdorong membantu tanah kelahirannya yang terdampak bencana.



“Kabar tenggelamnya kampung halaman saya di Padang dan Aceh membuat saya sedih. Saya ingin membantu, tapi awalnya merasa tak punya apa-apa. Alhamdulillah, DT Peduli membuka peluang relawan, dan pengalaman yang saya miliki mendorong saya untuk terjun langsung,” ungkapnya pada Kamis (18/12/2025).



Langkah Jefry semakin mantap saat menyaksikan langsung lumpur yang menenggelamkan kampungnya, disertai derasnya banjir yang membawa ribuan kayu gelondongan dari berbagai ukuran. Bersama relawan DT Peduli, ia membagikan bantuan berupa sembako, sabun, dan makanan instan kepada warga terdampak di Simpang Tangah, Aia Ta Jatun, Lambeh, Tulang Gajah, dan Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.



Di tengah kesulitan, Jefry menemukan cahaya dari masyarakat Indonesia. Tangan ringan yang saling menolong meski diri mereka sendiri terdampak. “Indonesia disebut negara paling dermawan. Masyarakat yang terkena bencana tetap bahu-membahu membantu sesama. Masya Allah, kepedulian mereka sangat tinggi,” tuturnya.



Hingga saat ini, Aceh dan Sumatra masih porak-poranda. Bantuan sekecil apa pun tetap berarti bagi mereka yang terdampak. (Noviana)