
Menumbuhkan kreativitas sejak usia dini menjadi komitmen TK Daarut Tauhiid (DT) Lebak, Banten. Di sela pembelajaran formal, sekolah ini menghadirkan suasana ramah anak dengan menyediakan ruang aman bagi ide dan imajinasi setiap siswa.
Yati, guru TK DT Lebak, menjelaskan bahwa sekolah menerapkan kurikulum fleksibel berbasis Project Based Learning (PjBL). Melalui pendekatan ini, waktu belajar tidak hanya diisi teori, tetapi juga dialokasikan untuk eksplorasi gagasan anak. “Kami ingin anak merasa aman mengekspresikan idenya. Proses lebih penting daripada hasil,” ujarnya pada Rabu (21/1/2026).
Untuk mendukung hal tersebut, tersedia Sentra Seni dan Sudut Balok. Di ruang ini, anak-anak bebas membongkar pasang balok, mencampur warna, dan membangun bentuk sesuai imajinasi tanpa aturan kaku. Kebebasan ini melatih keberanian sekaligus daya cipta sejak dini.
Dalam praktiknya, guru menerapkan metode “Biarkan Mereka Mencoba”. Anak tidak langsung dikoreksi saat melakukan hal yang berbeda. Sebaliknya, guru mengajak mereka bercerita tentang alasan di balik karyanya. Cara ini menjadi bentuk validasi terhadap ide anak.
Sebagai apresiasi, sekolah menghadirkan program “Bintang Prestasi”. Setiap pencapaian kecil, baik itu berupa menyelesaikan tugas, belajar tenang, hingga praktik ibada, dihargai dengan stiker bintang di mading kelas.
Dampaknya terlihat jelas. Anak-anak tumbuh lebih percaya diri, ceria, dan mandiri. Mereka tidak lagi takut mencoba hal baru karena merasa dihargai dan didukung dalam setiap proses belajar. (Noviana)
TK Daarut Tauhiid Lebak Banten
Link PPDB
https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id
Link Instagram
https://www.instagram.com/tkdtlebak
Informasi sekolah
0857-2435-1993





