Menggali Hikmah di Balik Dahsyatnya Berdzikir

Home

Menggali Hikmah di Balik Dahsyatnya Berdzikir

Menggali Hikmah di Balik Dahsyatnya Berdzikir

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Sahabat, ber-dzikir merupakan salah satu amalan yang menjadi anjuran dalam agama Islam. Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 4;


Artinya: “Hai orang-orang beriman, ingatlah kepada Allah, dengan mengingat nama-Nya sebanyak-banyaknya”


Pada ayat ini menunjukkan bahwa anjuran dalam Al-Qur’an ialah memperbanyak dzikir atau mengingat Allah.  Bila menjadi anjuran, pasti tersimpan manfaat bagi mukmin yang melaksanakannya. Berikut beberapa keutamaan berdzikir yang akan kita dapatkan:


  1. 1. Memperoleh ketenangan hati dan pikiran

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Ar-Rad ayat 28:

Artinya: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenang”


Berdzikir adalah salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan ketenangan hari dan pikiran. Saat seseorang berdzikir, maka ia akan fokus pada kalimat dzikir yang ia ucapkan. Sehingga pikiran dan hati akan teralihkan dari pikiran-pikiran yang membuat stress dan cemas. Dengan begitu, seseorang akan merasa lebih tenang dan damai.

  1.  
  2. 2. Mendekatkan diri kepada Allah SWT

Allah sudah memberikan janji dalam Al-Qur’an bahwasannya siapa yang mengingat-Nya, maka Allah akan mengingatnya kembali


Artinya: “Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu”  QS. Al-baqarah ayat 152

Dengan berdzikir kita dapat  dapat memperkuat hubungan dengan Allah dan mendekatkan diri kepadaNya.

  1.  
  2. 3. Dapat menghidupkan hati

  3. Dzikir adalah salah satu cara untuk menghidupkan hati. Abu Musa Al-Asy’ari meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah bersabda

  4. Artinya: “Persamaan seseorang mengingat Allah dan seseorang yang tidak mengingatnya adalah seperti orang hidup dan mati” (HR Al-bukhari)


Dzikir merupakan salah satu jalan untuk menghidupkan hati yang mati karena dosa yang kian menumpuk. KH. Abdullah Gymnastiar pernah menyampaikan pada tausiyahnya, “Bila ada yang sedang di dalam mobil tapi tidak satupun ingat kepada Allah, maka mobil tersebut adalah mobil jenazah.”

  1.  
  2. 4. Amalan yang paling tinggi derajatnya


Amalan berupa dzikir mempunyai derajat yang sangat tinggi dihadapan Allah SWT. Bahkan dzikir memiliki tingkatan yang sama dengan berjihad kepada Allah. Hal ini berdasarkan pada sebuah hadits berikut:


Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah ku beritahukan kepada kalian amal yang paling baik dan paling suci menurut Rabb kalian, dan yang paling tinggi derajatnya untuk kalian, juga lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, serta lebih baik bagi kalian daripada bertemu dengan musuh kalian lalu kalian menebas batang leher mereka dan mereka membalasnya?” Para sahabat berkata, “Tentu mau.” Beliau menjawab, “Dzikir mengingat Allah.” (HR. Tirmidzi)

  1.  
  2. 5. Meningkatkan kualitas ibadah


Dalam Al-Qur’an Surat Thaha ayat 14 Allah berfirman:

Artinya: “Sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”


Dalam ayat ini sudah jelas bahwa Allah memerintahkan salat hanya untuk mengingatNya. Siapa yang kualitas salatnya bagus, ialah sholat yang paling banyak mengingat Allah. Kalau kita semua ingin mengetahui siapa di antara kita yang paling baik, maka jawabannya adalah orang yang paling banyak mengingat Allah.


Dari beberapa keutamaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berdzikir memiliki banyak manfaat bagi kehidupan seseorang. Oleh sebab itu, hendaknya kita sebagai makhluk ciptaan-Nya senantiasa selalu mengingat Allah dalam setiap keadaaan. (Chusnul)