
BANDUNG– Dalam rangka memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa pada bidang hukum Islam, STAI Daarut Tauhiid melaksanakan kunjungan edukatif ke Pengadilan Agama Ngamprah. Kegiatan tersebut berlangsung pada (17/12/2024).
Denisa, selaku humas STAI Daarut Tauhiid mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual guna memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai penegakan hukum. “Kegiatan ini diinisiasi oleh kampus untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terkait praktik penyelesaian sengketa berbasis hukum Islam,” jelas Denisa.
Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Ngamprah, Dr. Muhammad Iqbal, S.H.I., M.A. Dalam sambutannya, Iqbal mengapresiasi inisiatif STAI Daarut Tauhiid yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan praktis di bidang hukum Islam.
Di kesempatan itu, ia juga berbagi wawasan seputar dinamika kerja di pengadilan agama, termasuk tantangan-tantangan yang dihadapi dalam menyelesaikan berbagai jenis kasus, mulai dari sengketa keluarga hingga harta warisan.
Selain mempelajari teori mengenai hukum islam dalam persidangan, kata Denisa Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HES) juga dapat melihat langsung jalannya proses persidangan. “Mereka menyaksikan tahap-tahap persidangan, mulai dari pembukaan hingga putusan, yang memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara dan etika persidangan di pengadilan agama,” jelasnya.
Pembelajaran tersebut menjadi sebuah pengalaman berharga, karena selain memperoleh pemahaman teori, mahasiswa dapat mengetahui secara langsung alur dari setiap proses persidangan yang sesuai dengan hukum Islam.
“Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana teori yang dipelajari di bangku kuliah diterapkan secara nyata dalam dunia kerja,” imbuhnya.
Mewakili civitas STAI Daarut Tauhiid, Denisa berharap para mahasiswa HES angkatan 2021 itu memiliki wawasan praktis yang dapat diterapkan untuk membangun masyarakat yang adil dan maslahat sesuai dengan prinsip hukum Islam.
“Harapannya, selain memiliki pemahaman teoritis, mahasiswa juga memiliki wawasan praktis mengenai hukum islam yang berguna dikehidupan bermasyarakat kelak,” tutup Dini.
Untuk diketahui, kegiatan serupa rencananya akan terus diadakan oleh STAI Daarut Tauhiid sebagai bagian dari komitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (Noviana)
Link Website STAI Daarut Tauhiid : https://staidaaruttauhiid.ac.id/





