Saat Layar Menyala, Mimpi Itu Mulai Menjelma

Home

Saat Layar Menyala, Mimpi Itu Mulai Menjelma

Saat Layar Menyala, Mimpi Itu Mulai Menjelma

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Gedung MQTV siang itu terasa berbeda. Bukan hanya karena lampu-lampu studio yang menyala terang, tapi juga karena pancaran semangat para santri SMK Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) yang memenuhi ruangan. Mereka hadir bukan sekadar untuk berkunjung, melainkan untuk belajar langsung dari para pelaku dunia perfilman Indonesia.

 

 

Duduk rapi dengan mata berbinar, para santri tampak antusias menyambut kehadiran tamu istimewa dari Direktorat Film Musik, Kementerian Kebudayaan RI, serta komunitas DEMI FILM INDONESIA. Di hadapan mereka, terbentang dunia baru yang begitu menarik: dunia cerita, ekspresi, dan suara—semuanya berpadu dalam satu tujuan: cinta tanah air.

 

 

Gufri, perwakilan dari Direktorat Film Musik, membuka sesi dengan penuh harap.

“Kami ingin kalian mengenal film lebih dalam. Siapa tahu, dari sini akan lahir sineas-sineas hebat yang membanggakan Indonesia, menghasilkan karya-karya yang mendunia,” ujarnya tulus.

 

 

Suasana pun semakin hidup ketika Irfan Banito, seorang sutradara sekaligus dosen, menyampaikan materi seputar dunia perfilman. Ia membagikan pengalaman tentang bagaimana film dibuat, dari konsep hingga produksi, membuka wawasan para santri tentang dunia di balik layar.

 

 

Sementara itu, Yan Wijaya, Ketua Umum DEMI Film Indonesia, menyampaikan optimismenya, “Saya lihat ada potensi besar di sini. Kita tunggu siapa nanti yang akan menjadi sineas, pemain film, atau tenaga perfilman lainnya dari Daarut Tauhiid.”

 

 

Tak hanya menerima materi, para santri juga mendapat kesempatan praktik langsung—mencoba akting, melatih intonasi suara, mengatur mimik wajah, hingga mempelajari teknik blocking dalam adegan.

 

 

Syam Kiral, santri kelas 10 jurusan Broadcasting dan Perfilman, membagikan kesannya dengan wajah berseri,“Alhamdulillah, seru banget! Saya belajar bagaimana cara pemeranan di film, bisa langsung praktik juga. Kita belajar intonasi suara, mimik wajah, dan blocking juga. Terima kasih banyak!”

 

 

Hari itu, di studio kecil bernama MQTV, layar tak hanya menyala oleh cahaya lampu—tetapi juga oleh nyala mimpi. Mimpi-mimpi besar yang mulai menjelma di balik kamera, menanti waktu untuk bersinar di panggung dunia. (Noviana)

 

 

 

Penerimaan Peserta Didik Baru SMK Daarut Tauhiid  Boarding School – Putra & Putri

 

 

4 Pilihan Jurusan

  1. Teknik Komputer Jaringan & Telekomunikasi (TJKT)
  2. Broadcasting Perfilman (BP)
  3. Desain Komunikasi Visual (DKV)
  4. Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL)
  5.  

Link Instagram:

https://www.instagram.com/share/reel/BABtrDAEDG

 

 

Link PPDB :

http://www.ppdb.daaruttauhiid.sch.id

 

 

Narahubung Humas SMK DTBS :

085520700045