Sampah Plastik, Dampak dan Penanggulangannya

Home

Sampah Plastik, Dampak dan Penanggulangannya

Sampah Plastik, Dampak dan Penanggulangannya

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Sampah merupakan hal yang saat ini sedang dikeluhkan. Bagaimana tidak, Indonesia menjadi penyumbang sampah terbesar kedua di dunia. Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 175.000 ton setiap harinya. Sebagian besar sampah tersebut adalah sampah plastik, yang dimana sampah plastik itu sendiri sangat sulit untuk diuraikan, butuh ratusan tahun untuk sampah plastik dapat terurai secara alami.



Pengertian Sampah Plastik


Sampah plastik merupakan barang tidak terpakai terbuat dari bahan kimia yang tak terbarukan. Sampah plastik sangat sukar untuk terurai, dikarenakan kandungan bahan kimia yang menjadi komponen dalam pembuatannya. Plastik digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena bahannya yang ringan dan murah serta mudah untuk menggunakannya. Dalam lingkup industri juga tak lepas dari bahan satu ini, karena harganya yang terjangkau dan terbilang efektif untuk pengemasan produk. Secara otomotis, penggunaan plastik merupakan suatu keharusan bagi banyak orang.



Dampak Penggunaan Plastik


Plastik memang sangat dekat dengan kehidupan kita, mulai dari perabotan rumah tangga, hingga peralatan kantor. Plastik memiliki keunggulan yakni harga yang relatif murah dan sangat mudah didapatkan. Hal ini membuat plastik menjadi bagian dari kehidupan manusia. Dibalik keunggulan yang dimiliki oleh plastik, bahan ini juga memiliki dampak negatif yang begitu serius. Sampah plastik terus saja bertumbuh, menjadi ancaman yang menakutkan di seluruh belahan dunia dikarenakan sampah plastik ini sangat sulit terurai.



Dampak negatif yang dihasilkan oleh sampah plastik antara lain; pencemaran lingkungan, banjir, pencemaran ekosistem laut, pencemaran air tanah, mengganggu rantai makanan makhluk hidup, menimbulkan racun karena komponen pada plastik terdiri dari bahan-bahan beracun, juga dapat berdampak pada perekonomian negara karena biaya pengelolaan sampah plastik sangat mahal. Hal ini tentu saja harus kita perhatikan, karena penggunaan plastik secara berlebih sangat beresiko besar bagi kelangsungan hidup.



Penanggulangan Sampah Plastik


Sulitnya terurai membuat sampah plastik selalu menumpuk setiap harinya. Langkah terbaik yang dapat kita ambil untuk menanggulangi sampah plastik ini adalah dengan mengurangi penggunaan plastik. Cara untuk mengurangi sampah plastik pada kemasan dengan menggunakan bahan pengganti plastik kepada bahan yang mudah terurai, seperti halnya kertas.


Selain itu, kita juga dapat mengurangi sampah plastik dengan membawa wadah/tempat makan maupun botol minum ketika ingin membeli makanan/minuman diluar, kita juga dapat menggunakan tas berbahan kain untuk mengganti peran plastik ketika berbelanja. 



Kurangi penggunaan tissu basah, ganti dengan lap basah karena tissu basah mengandung resin plastik yang sangat sulit larut dalam air. Memisahkan sampah sesuai kategorinya juga dapat kita lakukan untuk mengurangi tumpukan sampah plastik. Sampah plastik memang sulit terurai, namun sampah plastik dapat di daur ulang. Dengan mendaur ulang sampah plastik, dapat mengurangi penumpukan sampah dan menjadikan sampah plastik lebih berguna. Jika tidak mampu mendaur ulang, cukup dengan memisahkan kategori sampah, antara sampah yang mudah terurai dengan yang sulit terurai, hal ini sudah membantu para pengelola sampah untuk memilahnya.



Sampah plastik mungkin terkesan sangat sepele, tetapi jika terus menerus dibiarkan masalah ini akan menjadi masalah yang sangat serius. Sampah plastik yang tersebar dimana-mana dapat menimbulkan pencemaran lingkungan yang cukup berat. Pencemaran lingkungan ini berdampak dengan jangka waktu tidak sebentar, tidak hanya terjadi pada masa sekarang namun juga masa yang akan datang. 


Maka dari itu, bijaklah dalam menggunakan plastik, bijaklah dalam menjaga lingkungan. Marilah menjadi pahlawan bumi dengan mengurangi sampah plastik.(Noviana)