
BANDUNG – Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia telah sukses menggelar kegiatan Tasyakur dan Muhasabah santri jenjang akhir tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada (19/6/2025) di Gedung Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat.
Tasyakur dan Muhasabah merupakan bentuk rasa syukur antara sekolah, santri dan orang tua atas berakhirnya masa pendidikan selama berada di Sekolah Daarut Tauhiid. Tak hanya itu, momentum ini menjadi ajang silaturahim antara civitas sekolah, santri dan orang tua.
Adi Apriyadi, selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan, sejumlah 431 lulusan mengikuti kegiatan itu bersama orang tua maupun walinya. “Alhamdulillah, jumlah wisudawan pada tahun ini yaitu 431, dengan ketentuan 200 santri akhwat, dan 231 santri ikhwan,” terangnya.
Lulusan yang di wisuda secara serempak pada momentum tersebut berasal dari SMP, SMA dan SMK Putra maupun Putri Sekolah Daarut Tauhiid Boarding School. Para wisudawan-wisudawati kompak mengenakan kostum yang seragam sesuai jenjang.
Seluruh wisudawan menempati tempat duduk masing-masing yang telah ditentukan oleh panitia. Prosesi kirab oleh santri SMP, SMA dan SMK Daarut Tauhiiid menjadi pemandangan awal yang menarik perhatian wisudawan dan tamu undangan.
Tasyakur dan Muhasabah itu di buka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan berlanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh wisudawan-wisudawati serta orang tua maupun wali santri. Seluruh hadirin tampak begitu khusyuk mengikuti sesi ini.
Kegiatan berlanjut dengan sambutan oleh kepala Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil’aalaamiin (YDTR), Gatot Kunta Kumara. Lalu, simbolis penyerahan santri dari pesantren kembali ke orang tua. Kemudian, sambutan perwakilan orang tua dan wisudawan serta pengucapan janji alumni.
Sesi selanjutnya yakni ucapan terimakasih kepada civitas sekolah dari perwakilan santri. Lalu berlanjut dengan tausiyah dan muhasabah bersama pendiri pesantren Daarut Tauhiid, KH. Abdullah Gymnastiar.
Setelah muhasabah, kegiatan tersebut berlanjut dengan prosesi penyerahan tanda lulus belajar dari pihak sekolah, sesuai jenjang. Kemudian, foto bersama yang menjadi momentum tak terlewatkan dalam kegiatan sakral itu.
Ketika seluruh prosesi sukses terlaksana, berakhirlah kegiatan Tasyakur dan Muhasabah. Pemandu acara menutup kegiatan dengan penuh rasa syukur. Setelah mengucap hamdalah, acara resmi usai, para wisudawan-wisudawati beserta orang tua meninggalkan lokasi dengan beriringan.
Selaku ketua pelaksana, Adi Apriyadi berpesan kepada seluruh lulusan agar tetap menjaga nilai-nilai Daarut Tauhiid dan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Untuk para lulusan, barakallah sudah menuntaskan program di sekolah dan tentunya harus betul-betul mengimplementasikan tata nilai daarut tauhiid yang sudah dipelajari di kehidupan masyarakat kelak,” tuturnya. (Noviana)
Masih di buka, Pendaftaran Peserta Didik Baru Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia tahun 2025 – 2026 serta indent 2026/2027
Link pendaftaran dapat di akses melalui : ppdb.daaruttauhiid.sch.id





