Solidaritas untuk Palestina, Ini Pesan Aa Gym

Home

Solidaritas untuk Palestina, Ini Pesan Aa Gym

Solidaritas untuk Palestina, Ini Pesan Aa Gym

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

BANDUNG – Dalam rangka menunjukkan kepedulian terhadap Paletina, sebagian besar santri dan civitas pesantren Daarut Tauhiid telah melaksanakan kegiatan Solidaritas untuk Palestina pada (20/4/2025) di Pusat Kota Bandung.



Kegiatan tersebut dihadiri oleh ribuan masa, mulai dari pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat (Ormas) hingga masyarakat umum. Seluruhnya serempak mengenakan atribut bernuansa Palestina berwarna Merah, Hitam, Putih dan Hijau.



Civitas dan santri DT kompak mengenakan seragam serba putih dengan mengenakan beragam atribut. Tak hanya itu, mereka pun membawa aneka poster yang bertuliskan semangat perjuangan untuk Palestina dan perlawanan bagi zionis Israel.



Kegiatan dimulai dengan sholat subuh berjamaah di Masjid Pusat Dakwah Indonesia (PUSDAI) Lalu berlanjut sesi tausiyah bersama K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Dalam tausiyahnya, Aa Gym menyampaikan bahwa salah satu hal yang dapat mendukung perjuangan rakyat Palestina adalah sebagian umat Islam yang semakin kuat imannya terhadap Allah.



“Allah menyaksikan keadaaan di palestina, lebih dari siapapun yang tau, Allah tau segalanya. Karena semuanya ciptaan Allah,” tutur Aa Gym.



“Rakyat Palestina adalah hamba pilihan Allah, yang ditakdirkan menjaga masjidil aqsa yang benar benar menjadi salah satu bukti kekuatan iman. Maka, peduli palestina akan efektif membuat perjuangan itu berharga, kalau umat islam makin kuat imannya, makin bagus tauhiidnya,” imbuhnya.



Sesi tausiyah di tutup dengan doa bersama. Seluruh jamaah tampak khusyuk mendoakan perjuangan rakyat Palestina khususnya di Gaza. Setelah itu, seluruh jamaah berbaris rapi memulai langkah untuk melaksanakan aksi solidaritas.



Berjalan beriringan, santri dan civitas DT memulai langkahnya di pelataran Masjid Pusdai, Bandung. Setelah itu, mereka mendengar orasi dari sejumlah tokoh masyarakat terkait Palestina yang berlangsung di Gedung Sate. Bersama masa lainnya, santri tampak khidmat menyimak orasi yang disampaikan.



Kegiatan solidaritas untuk Palestina berakhir di Gedung Merdeka. Selama berjalan, santri dan civitas serempak menggelorakan ucapan semangat perjuangan bagi rakyat Palestina. Dua kata yang kerap terdengar ialah “Free Palestine” (Noviana)