
Pulang ke rumah bukan berarti selesai belajar. Justru di sanalah kebiasaan baik yang dibangun di pesantren mulai menemukan ujian yang sesungguhnya.
Hal itu dirasakan Lana Faiha, siswi kelas XI-1 SMA Daarut Tauhiid Boarding School. Menurutnya, tantangan terbesar saat kembali ke rumah adalah menjaga disiplin bangun tepat waktu. Rutinitas yang telah terbentuk di pesantren harus tetap dijaga meski tanpa pengawasan.
“Yang paling menantang bagi saya adalah bangun tidur tepat waktu. Di pondok semuanya sudah teratur, sedangkan di rumah saya harus mengingatkan diri sendiri untuk tetap disiplin,” ungkap Lana.
Di tengah derasnya arus informasi, Lana juga berusaha menggunakan media sosial secara bijak. Ia memilih konten yang bermanfaat dan menghindari hal-hal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam yang dipelajarinya di pesantren.
Dalam pergaulan, ia tetap menjaga tutur kata dan tidak mudah mengikuti kebiasaan yang kurang baik. Menurutnya, sikap yang baik sering kali menjadi teladan yang lebih bermakna daripada banyak nasihat.
Pembiasaan di pesantren pun terus terbawa ke rumah. Salat di awal waktu kini dilakukan tanpa harus diingatkan, sesuatu yang membuat kedua orang tuanya merasa bersyukur melihat perubahan tersebut.
“Menjadi santri bukan hanya menaati aturan di pondok, tetapi tetap menjaga adab, ibadah, dan akhlak di mana pun berada. Semua itu dilakukan karena tanggung jawab kepada Allah,” tuturnya.
Apa yang dijalani Lana memperlihatkan bahwa pembiasaan di pesantren baru menemukan maknanya saat dibawa pulang ke rumah. Dari kebiasaan-kebiasaan sederhana itulah karakter terus tumbuh dan mengakar. (Dian Safitri)
🎉 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
📚SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putri
🌐 Link pendaftaran:
👉 https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id
📞 Informasi lebih lengkap hubungi:
💬 Humas SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putri
📱 081299312010 / 082124241196
🏫 SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putri
📍 Alamat: Jl. Gegerkalong Girang Isola, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154
✨ Ayo daftarkan putri terbaik Ayah Bunda, jadikan mereka generasi cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami! 🌟





