
Aula Daarul Hajj Pesantren Daarut Tauhiid dipenuhi suasana akademik pada Kamis (29/1/2026). Sejak pukul 07.30 WIB, mahasiswa dan civitas STAI Daarut Tauhiid mengikuti Studium Generale yang mengangkat tema “Akidah yang Lurus sebagai Pondasi Keimanan yang Kuat.”
Kegiatan ini dirancang sebagai forum penguatan keilmuan, khususnya dalam kajian akidah dan apologetika Islam. Para peserta menyimak pemaparan narasumber yang membahas tantangan pemikiran kontemporer serta pentingnya pemahaman akidah mendalam dan terstruktur.
Sejumlah tokoh hadir sebagai pembicara, di antaranya Mulyadi Al-Fadhil sebagai keynote speaker, Chan dari Divisi Kajian Agama Apologetika Islam Jawa Barat, Kyrios Moto penulis buku Membantah Syubhat Islam, YDA Koresh Kris Apologate Senior Islam Indonesia, serta Agus Kurniawan selaku Ketua STAI Daarut Tauhiid. Ragam sudut pandang yang disampaikan memperkaya diskusi dan memperluas wawasan mahasiswa dalam merespons isu-isu keislaman secara argumentatif.
Antusias peserta juga terlihat sejak awal acara. Panitia membagikan 300 buku gratis kepada peserta yang hadir lebih awal, menambah semangat mahasiswa untuk mengikuti kegiatan secara penuh.
Mamat Rohimat, Kasubag Biro Humas dan Rumah Tangga STAI Daarut Tauhiid, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberi dampak luas. “Semoga Studium Generale ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat, baik dalam penguatan keilmuan maupun keimanan,” ujarnya.
Melalui forum akademik semacam ini, STAI Daarut Tauhiid menghadirkan ruang dialog antara ilmu dan keyakinan. Mahasiswa diajak mengasah nalar kritis sekaligus meneguhkan fondasi akidah sebagai bekal menghadapi dinamika pemikiran di era modern. (Noviana)
Kampus STAI Daarut Tauhiid
Program Studi:
1. Komunikasi & Penyiaran Islam (S.Sos)
2. Hukum & Ekonomi Syariah (S.H)
Info lebih lanjut bisa menghubungi:
https://wa.me/6281321202628





