Hardiknas di DT Indonesia, Mengingat Kembali Makna Menuntut Ilmu

Home

Hardiknas di DT Indonesia, Mengingat Kembali Makna Menuntut Ilmu

Hardiknas di DT Indonesia, Mengingat Kembali Makna Menuntut Ilmu

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Senin (4/5/2026), lapangan Sekolah DT Indonesia dipenuhi barisan santri, guru, dan civitas sekolah yang mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Suasana pagi yang tertib dan khidmat mengiringi jalannya peringatan yang tahun ini membawa pesan tentang makna ilmu dalam kehidupan seorang muslim.

 

Sejak pagi, para peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh perhatian. Langkah-langkah disiplin dan suasana yang tenang terasa menyertai setiap prosesi yang berlangsung di lapangan sekolah.

 

Peringatan Hardiknas kali ini mengajak para santri untuk kembali memahami pentingnya keikhlasan dalam belajar, kesungguhan dalam berusaha, serta adab dalam menuntut ilmu. Pendidikan dipandang sebagai bagian dari ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus membentuk karakter yang baik.

 

Di tengah barisan santri yang berdiri rapi, tersimpan harapan agar lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak.

 

Sebagai pembina upacara, Gatot Kunta Kumara menyampaikan bahwa ilmu akan menjadi cahaya ketika dipelajari dengan niat yang benar dan hati yang bersih.

 

“Menuntut ilmu bukan hanya tentang menjadi pintar, tetapi tentang bagaimana setiap ilmu yang dipelajari membawa kita semakin dekat kepada Allah. Ketika ilmu dibarengi adab dan keikhlasan, maka di situlah keberkahan akan tumbuh,” ungkap Gatot Kunta Kumara.

 

Melalui peringatan Hardiknas ini, Sekolah DT Indonesia berharap proses pendidikan yang dijalani para santri dapat melahirkan semangat belajar yang penuh tanggung jawab serta bernilai amal saleh dalam kehidupan sehari-hari. (Dian Safitri)