
Sahabat, sebagai hamba ciptaan Allah tentunya kita tidak pernah luput dari ujian, karena salah satu cara Allah mengungkapkan rasa cinta-Nya ialah dengan memberikan ujian. Namun, Allah tidak pernah memberikan ujian di luar batas kemampuan hamba-Nya, sebagaimana dalam firman Allah berikut:
Artinya: “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS. Al-Baqarah: 286)
Dalam menghadapi ujian, sebagai manusia pasti akan menunjukkan sikap tertentu. Ada yang menerima dengan sabar, ada pula yang menolak dengan anggapan bahwa Allah bersikap tidak adil.
Sebagai orang beriman, sikap terbaik dalam menghadapi ujian ialah dengan sabar dan syukur. Dalam Al-Qur’an, terdapat sejumlah ayat yang menjelaskan keindahan bersikap sabar ketika menghadapi ujian, diantaranya;
- 1. Kesabaran dapat mendekatkan kita kepada Allah
Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 153:
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”
Ayat ini mengandung pengingat bahwa ketika dapat bersabar dalam menerima ketetapan Allah, maka kita termasuk orang-orang yang berada dekat dengan Allah.
- 2. Mendapatkan pahala yang besar
Allah SWT telah menjanjikan keistimewaan kepada hamba-Nya yang dapat bersabar ketika menghadapi ujian. Dalam Al-Qur’an Surat Az-Zumar ayat 10 Allah berfirman:
Artinya: “Orang-orang yang sabar akan mendapatkan pahala yang tiada terhingga”
Orang yang sabar dalam menghadapi ujian, Allah janjikan pahala yang tiada terhingga. Ini adalah kabar gembira bagi Mukmin. Maka bersabarlah, ujian yang kini ada di depan mata, sejatinya mengandung kebaikan di dalamnya.
- 3. Mendapatkan balasan terbaik dari Allah
Selain mendapat pahala yang tak terhingga, Allah pun telah memberi hadiah indah kepada hambaNya yang mampu bersabar. Hal ini tercantum dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 96:
Artinya: “Apa yang ada di sisi mu akan lenyap dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Kami pasti akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang selalu mereka kerjakan”
Kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian dalam kehidupan adalah salah satu bukti ketaatan kita kepada Allah. Beberapa poin di atas cukup menjelaskan bahwa kedudukan orang yang sabar di sisi Allah sangatlah istimewa. Lalu dalam hal apa sajakah kita harus bersabar? Berikut penjelasannya.
- A. Sabar ketika menghadapi ujian kehidupan
Dalam sebuah hadits riwayat Ahmad, Rasulullah bersabda:
Artinya: “Ketauhilah bahwa kesabaran itu pada pertama kali musibah”
Hadits ini menjelaskan bahwa kesabaran itu terletak pada saat kita berhadapan dengan ujian. Ini adalah momen yang tepat ketika ingin mengimplementasikan sikap sabar
- B. Sabar dalam menjalankan ibadah
Al-Bukhari meriwayatkan dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda:
Artinya: “Amal yang paling Allah cintai adalah amal yang dilakukan secara terus-menerus, sekalipun sedikit”
Dalam konteks beribadah, seperti puasa, shalat, dan amal Sholeh lain perlu bersikap sabar ketika menunaikannya. Meskipun kadang terasa berat, tetapi kesabaran dalam beribadah dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- C. Sabar dalam menjalani hubungan sosial
Dalam hadits riwayat Tirmidzi, Rasulullah bersabda:
Artinya: “Tidaklah seorang mukmin menjalin hubungan yang baik dengan saudaranya, kecuali dia telah sabar terhadap sifat buruk yang muncul dari saudaranya tersebut”
Hadits ini menjelaskan pentingnya kesabaran dalam menjaga hubungan sosial dengan orang sekitar. Sikap sabar tidak hanya mendekatkan diri pada Allah tetapi juga menjaga hubungan antar sesama.
Demikianlah, keistimewan rasa sabar dalam Al-Quran serta perilaku sabar dalam tiga hal, yakni ketika berhadapan dengan musibah, ketika beribadah kepada Allah dan sabar dalam berkehidupan sosial. Wallaahu’alam. (Chusnul)





