Membaca Karakter Anak Lewat RUMATA

Home

Membaca Karakter Anak Lewat RUMATA

Membaca Karakter Anak Lewat RUMATA

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Kamis (30/4/2026) pagi di Dome Eco Pesantren 1 tidak hanya diisi oleh kehadiran siswa dan orang tua, tetapi juga percakapan hangat yang mengalir pelan di antara mereka. Di tempat itu, kegiatan RUMATA (Rumah Kita) berlangsung, mempertemukan sekolah dan keluarga dalam satu ruang dialog tentang tumbuh kembang anak.

 

Hari itu, proses belajar dipahami dari sudut yang lebih luas. Tidak berhenti pada angka di atas lembar penilaian, tetapi juga menyentuh akhlak, sikap, dan karakter yang tumbuh dalam keseharian. Melalui asesmen non-kognitif, SD Daarut Tauhiid mengajak orang tua melihat sisi perkembangan anak yang tidak selalu tampak, namun memiliki peran besar dalam pembentukan diri mereka.

 

Setiap anak dipandang sebagai amanah dengan perjalanan tumbuh yang berbeda. Dalam kegiatan RUMATA, orang tua diajak lebih dekat mengenali potensi, emosi, dan karakter anak masing-masing, sebagai bagian dari upaya memahami mereka secara utuh.

 

Suasana ruang pertemuan tampak dinamis ketika hasil asesmen mulai dipaparkan. Sebagian orang tua tersenyum, sebagian lainnya terdiam sejenak sambil mendengarkan penjelasan, seolah menyusun ulang pemahaman tentang anak mereka sendiri. Dari situ muncul kesadaran bahwa setiap anak hadir dengan keunikan yang tidak untuk dibandingkan.

 

“Parenting atau RUMATA dan pembagian asesmen non-kognitif ini membuat kami bersyukur. Kami jadi lebih mengetahui karakter anak, terutama karakter BAKU yang sudah dididik oleh SD Daarut Tauhiid. Kami menyadari bahwa setiap anak mempunyai karakter yang unik dan spesial. Insya Allah, dengan adanya kegiatan ini kami sebagai orang tua jadi paham bagaimana harus menyikapinya,” ungkap Kanisa, orang tua dari Adiva Medina.

 

Di sisi lain, pendampingan juga diberikan agar orang tua tidak hanya menerima hasil, tetapi mampu memahami maknanya. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang sederhana, membantu mereka membaca laporan non-kognitif dengan lebih bijak dalam pola pengasuhan.

 

“Hari ini saya memberikan pengantar kepada orang tua tentang bagaimana membaca rapor non-kognitif anak. Intinya, kita harus bisa menerima dan memahami karakter anak agar dapat memberikan pola pengasuhan yang tepat. Dengan begitu, mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter sesuai nilai-nilai Islam,” ujar Sarah, konsultan SD Daarut Tauhiid.

 

Melalui kegiatan ini, SD Daarut Tauhiid menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berhenti pada capaian akademik, tetapi juga pada proses membangun karakter yang Baik dan Kuat (BAKU).

 

Di Dome Eco Pesantren 1 pagi itu, terbangun pemahaman bersama tentang rapor anak. Dan juga jembatan kerja sama antara sekolah dan orang tua untuk menumbuhkan generasi yang kuat dalam sikap dan baik dalam perilaku. (Dian Safitri)

 

🎉 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

📚SD Daarut Tauhiid

 

🌐 Link pendaftaran:

👉 https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id

 

📞 Informasi lebih lengkap hubungi:

💬 Humas SD Daarut Tauhiid

📱 08112332018

 

🏫  SD Daarut Tauhiid

📍 Alamat: Jl. Cigugur Girang No.33, Cigugur Girang, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559

 

✨ Ayo daftarkan putra putri terbaik Ayah Bunda, jadikan mereka generasi cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami! 🌟