
Pulang ke Ciamis bagi Aril Saparudin, mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam semester 4 STAI Daarut Tauhiid, bukan sebatas melepas penat. Lebaran baginya adalah momen untuk menjaga nyala ibadah tetap hidup setelah Ramadan, sekaligus menikmati tradisi lokal yang hangat.
“Salah satu yang paling dinanti adalah menangkap ikan di kolam tanpa alat. Semua keluarga dan kerabat berkumpul, terjun langsung ke kolam. Seru banget dan semua ikut bersemangat,” ceritanya riang. Tradisi berbagi makanan antar-tetangga sebelum malam takbiran juga ia jalankan, sebagai wujud kepedulian sosial di tengah keramaian liburan.
Sebagai santri yang terbiasa jadwal ketat, Aril menata tilawah Al-Qur’an dengan metode one day one juz, dibagi halaman demi halaman setelah salat wajib. “Rasa malas pasti ada. Tapi dorongan orang tua yang rajin membangunkan pagi-pagi sangat membantu saya tetap produktif,” tambahnya.
Momen silaturahmi juga penting untuk kesehatan mental. Baginya, meminta maaf langsung menyembuhkan keretakan hubungan. Jiwa pengabdiannya terlihat saat membantu orang tua di sawah dan kebun, meringankan pekerjaan keluarga.
Menatap bulan-bulan ke depan, Aril berkomitmen menjaga salat malam dan tadarus Al-Qur’an. Semangat Ramadan menjadi fondasi untuk terus menjadi pribadi yang disiplin dan peduli, di mana pun ia berada. (Dian Safitri)
🎉 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
📚STAI Daarut Tauhiid
📞 Informasi lebih lengkap hubungi:
💬 Humas STAI Daarut Tauhiid
📱 081321202628
🏫 STAI Daarut Tauhiid
📍 Alamat: Jl. Gegerkalong Girang No.67, Gegerkalong, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154
✨ Ayo daftarkan putra putri terbaik Ayah Bunda, jadikan mereka generasi cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami! 🌟





